Blackout di Pekanbaru Sisakan Kerugian Warga hingga Gangguan Usaha Mikro
By Admin
Ikan Koi mati dampak blackout/ Dok. Ig Walikota Pekanbaru
nusakini.com, Pekanbaru — Pemadaman listrik massal yang terjadi di Kota Pekanbaru, Riau, pada Jumat (22/5/2026) pukul 18.44 WIB memicu berbagai dampak bagi masyarakat, mulai dari kerusakan perangkat elektronik hingga terganggunya aktivitas pelaku usaha kecil.
Sejumlah warga membagikan pengalaman mereka selama blackout melalui media sosial. Keluhan yang muncul didominasi kerusakan alat elektronik akibat tegangan listrik yang dinilai tidak stabil saat proses pemulihan pasokan.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengaku turut mengalami kerugian akibat insiden tersebut. Dalam unggahan media sosial pribadinya pada Sabtu (23/5/2026), ia menyebut puluhan ikan koi miliknya mati karena sistem sirkulasi oksigen di kolam berhenti saat listrik padam.
Menurut Agung, rumahnya tidak dilengkapi generator cadangan sehingga tidak ada pasokan listrik alternatif selama blackout berlangsung.
“Namanya musibah, ya saya harus tetap ikhlas dan tabah menghadapinya,” tulis Agung dalam unggahannya.
Pemadaman listrik juga berdampak terhadap pelaku usaha mikro. Fery, pedagang teh es di Pekanbaru, mengaku tidak dapat berjualan karena pasokan es batu dari pemasok berhenti akibat mesin pendingin tidak beroperasi selama listrik padam.
Selain itu, sejumlah warga mengaku mengalami kerusakan peralatan rumah tangga. Sugiyanto, warga Pekanbaru, mengatakan pendingin ruangan di rumahnya rusak setelah arus listrik kembali menyala secara bertahap.
Keluhan serupa disampaikan Nanang yang menyebut dua kipas anginnya mengalami kerusakan pada bagian dinamo akibat lonjakan tegangan listrik.
Sementara itu, Abdul Hadi mengaku kesulitan mendampingi anaknya belajar menjelang ujian karena listrik padam dan jaringan internet seluler terganggu.
Di sisi lain, Polda Riau meningkatkan patroli selama pemadaman berlangsung. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol M Hasyim Risahondua mengatakan patroli dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama blackout.
Dalam patroli tersebut, polisi mengamankan dua pemuda yang diduga mengonsumsi ganja di sebuah kafe di Jalan Naga Sakti, Pekanbaru. Polisi menyatakan penindakan dilakukan setelah petugas menemukan dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di lokasi.
Blackout dilaporkan turut terjadi di sejumlah wilayah Sumatra lainnya, termasuk Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, dan Lampung. Hingga Sabtu, pemulihan pasokan listrik di sejumlah daerah masih dilakukan secara bertahap. (*)